Sambutan Dekan Fakultas Desain UNIKOM

Era digital adalah era keterhubungan. Peran visual dalam keterhubungan di era digital semakin sering digunakan, misalnya seperti penggunaan emotikon dalam media sosial. Oleh karena itu pameran-pameran seperti ini perlu ditingkatkan kuantitasnya untuk mengasah kreativitas desainer-desainer muda Indonesia dan meningkatkan literasi visual masyarakat.

— Prof. Drs. Yususf Affendi Djalari, MA

Sambutan Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual UNIKOM

Terima kasih kepada para desainer muda Indonesia peserta Pameran Poster1520. Dengan mengikuti pameran ini para peserta menunjukkan eksistensi dalam berkarya mendesain poster. Teruslah berkarya dan mengikuti pameran-pameran serupa agar ketajaman dalam mendesain semakin mengalir dalam diri anda semua !

— Dr. Kankan Kasmana, S.Sn, M.Ds

Sambutan Ketua Pameran

Terima kasih diucapkan kepada sivitas akademik UNIKOM, dosen dan mahasiswa DKV UNIKOM, dan para peserta pameran. Pameran ini tidak mungkin terselenggara tanpa kontribusi dari pihak-pihak yang disebutkan di atas. 

— Rini Maulina, M.Sn

.

.

EXCELENT CATEGORY

.

.

STAY AT HOME

Meriana Yacoba Tunliu

(SMAN 2 Kefamenanu, Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Pesan yang ingin saya sampaikan adalah sayangi dirimu, keluargamu dengan diam dirumah

Pandemi Epidemi Wabah Endemi

Rian Ikmal Maulana

(SMK Plus Sukaraja, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat)

Istilah Pandemi, Epidemi, Wabah dan Endemi sudah tidak asing lagi bagi kita. Mengingat, sedang merebaknya virus covid-19. WHO telah menentapkan covid-19 sebagai pandemi pada tanggal 9 maret 2020. sesuai visual yang disampaikan seorang astronaut pada konten poster yang ditandai dengan logo WHO di belakang serta papan informasi mengenai penetapan pandemi yang ditancapkan astronaut tersebut sebagai visual yang memiliki makna demikian. Serta terdapat visual map wuhan pada endemi, negara china pada wabah, negara negara tetangga china pada epidemi, serta map dunia pada pandemi. Unsur-unsur desain mulai dari titik, garis hingga bentuk dan lainnya dikombinasikan dalam perpaduan gaya “plat design” tanpa adanya gradasi. Layout poster ini sangat menonjolkan visual bumi yang memiliki warna kontras, lalu fokus pada astronot kemudian judul poster . Dan pada isi informasi berupa penjelasan dengan teknik scaling dan kontras font agar pembaca membaca isi dengan teratur sebagaimana yang dijelaskan pada pelatihan kedua. Target audience dari poster ini adalah remaja-dewasa serta jenis poster yaitu umum, balance antara teks dan visual sesuai yang disampaikan pada pelatihan. Semoga kita bisa menambah pengetahuan tentang perbedaan keempat istilah tersebut.

.

PROTOKOL KESEHATAN NAIK MOTOR

Mufidah Nur Azizah

(Universitas Negeri Malang, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur)

Motor adalah alat transportasi yang paling banyak digunakan di Indonesia. Motor digunakan untuk keperluan berangkat kerja, berbelanja hingga liburan. Motor memiliki kelebihan yaitu dapat melewati jalan jalan yang sempit dan praktis. Dalam menghadapi New Normal, tentu saja kita tetap memerlukan motor sebagai alat transportasi. Pemerintah memperbolehkan penggunaan motor dengan protokol kesehatan yang telah tertera di Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020. Poster ini dibuat dengan tujuan sosialisasi berkendara khususnya bagi pengguna motor. Prinsip yang saya gunakan yaitu, kontras, Keseimbangan, dan penekanan pada icon motor yang dibuat berbeda warna. Poster ini dibuat dengan sytle Flat Design agar lebih mudah diterima oleh milennial dan dewasa sebagai mayoritas pengguna motor. Melalui karya ini, diharapkan para pengguna motor untuk berkendara dengan mematuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama.

BEST CATEGORY

.

CARA MEMAKAI MASKER DENGAN BENAR

Dio Aprilyadi

(SMKN 1 Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat)

Jadi saat kita di luar mewajibkan menggunakan masker, tapi banyak sekali orang yang menggunakan masker dengan asal”an, ada yg memakai nya tapi hidungnya terbuka dan hanya mulutnya yang tertutup, nahh makanya dari itu saya membuat cara memakai masker yang benar, apa lagi di musim pademi seperti ini, tidak hanya memakai masker, tapi cara memakai maskernya juga harus di perhatikan agar virus tidak masuk di tubuh kita, sekian terimakasih

PHYSICAL DISTANCING, NOT SOCIAL DISTANCING

Aisyah Mazaya Razanah

(SMKN 9 Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat)

Di dalam karya poster saya yang berbentuk ilustrasi ini, saya ingin menyampaikan bahwa meskipun fisik kita berjarak (physical distancing) namun sosial kita tetap jalan dan tidak putus.

Sesuai dengan target pembacanya yaitu khususnya keluarga dan anak-anak dan umumnya masyarakat millenial, saya mengilustrasikan sebuah keluarga yang tetap saling berhubungan (silaturahmi) meskipun berjarak cukup jauh hanya lewat media online.

Saya berharap melalui poster ini saya dapat menginspirasi masyarakat bahwa di saat pandemi seperti ini kita tetap bisa berkomunikasi berkat canggihnya teknologi, dan dengan kita tetap di rumah dan menjaga agar orang lain yang lebih tua/rentan tidak sakit, itulah kasih sayang yang sesungguhnya.

Disini saya membuat komposisi ilustrasi berada di bawah dan mengisi setengah bagian karya sebagai fokus utama, dan dilanjutkan dengan mengarahkan pembaca untuk membaca headline dan subheadline dengan harapan mempertegas maksud dari ilustrasi tersebut.

Disini saya menggunakan teknik manual, saya ingin membuktikan bahwa hanya dengan alat alat yang cukup dasar, kita bisa membuat karya yang menyentuh dan melekat di hati pembacanya.

Sekian deskripsi karya yang saya buat, semoga bermanfaat.

.

HATI-HATI COVID-19

Yohana Augustine

(SMKN 1 Guinung Sindur, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat)

Latar belakang saya membuat poster ini untuk menunjukan ilustrasi covid19 yang mana virus itu mempunyai dampak yang sangat besar jika kita tidak mengenali gejala covid dan tidak berhati-hati…prinsip desain yang saya pakai adalah penekanan, keseimbangan, dan kesatuan….pesan yang saya sampaikan adalah kita harus mengenali gejala covid19 walaupun di dalam poster tersebut tidak saya buat, tapi saya mengilustrasikan gambaran virus tersebut dan pesan yang saya sampaikan dalam poster yaitu “virus tak terlihat namun dampak nya besar” begitulah pesan nya..karna masih banyak orang yang tidak terlalu peduli dengan keberadaan virus tersebut karna yang kita semua ketahui virus itu tidak dapat dilihat dengan mata telanjang…poster itu saya tunjukan untuk semua orang

TERIMA KASIH PAHLAWAN PEJUANG

Ari Kurniawan

(Institut Pertanian Bogor, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat)

STRUGGLING TO WIN

Hera Nurpadilah

(SMK Plus Sukaraja, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat)

Karya ini lahir karena senyum tenaga medis yang ikhlas. Cahaya pengabdiannya yang mendorong bakti kepada negeri layak untuk di apresiasi. Dari itu saya terpikir untuk membuat ini. Struggling to win. Berjuang untuk menang! Elemen : garis, bentuk, warna, teks, ukuran Saya harap. Masyarakat dapat menghargai perjuangan Tenaga medis yang bejuang dengan cara mentaati protokol kesehatan. Terlebih, mereka (tenaga medis) menapak di jalan pandemi ini dengan tanggungjawab luar biasa. Tanggungjawab sedarah, tanggungjawab saudara setanah air. Kita layak untuk bangga! Terimakasih Garda Depan Indonesia! Poster ini saya tunjukan untuk remaja, pemuda, dan orang dewasa. Guna mengedukasi apabila tak mematuhi protokol kesehatan, dan melihat poster saya, mereka sadar… Yang harus berjuang bukan hanya masyrakat yang bosan #dirumahaja tapi yang tersenyum ikhlas di sana.

CORONAVIRUS

Ajeng Permata Suri

(Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten)

Poster ini ditujukan untuk kalangan anak anak dan ibu yang mempunyai anak dibawah umur 15 tahun agar mudah di baca dan menarik anak saya menggunakan warna warna pastel. saya membuat poster ini karna masih banyak orang yg tdk mematuhi aturan pemerintah, tidak tau gejala virus ini, dan saya menyisipkan informasi data terbaru covid 19. elemen yang digunakan bentuk, teks, garis, warna.

NEW NORMAL

Rizky Dzaki Muhtadin

(SMK Iptek, Tangerang Selatan, Provinsi Banten)

Poster ini saya buat ditujukan untuk remaja dan orang dewasa prinsip yg saya berikan adalah keseimbangan dan menggunakan flat design agar lebih menarik dan trend skrg menurut saya flat design, saya mencari refrensi dri halodoc terimakasih?

STAY AT HOME

Rafly Fauzi Agustin

(SMK Plus Sukaraja, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat)

Sebenarnya ini lebih ke cerita saya dan keseharian saya terkait himbauan pemerintah yaitu Stay At Home. Walau terkadang saya juga ada keluarnya karena bosen kalau kelamaan hhe. Jadi di sini menggunakan software yang ada di ponsel yaitu (Infinite Design & Picsay Pro) untuk element tambahan saya menggunakan pattern dot dan font tentu saja. Nah, kalau buat target audience saya menargetkan kalangan remaja. Karena basic warnanya yang ceria terang dan soft tetapi juga ada penegasan di bagian line.

NEW NORMAL AT SCHOOL

MIkael Christian Poliman

(SMK Plus Pelita Nusantara, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat)

Di sini saya menceritakan bagaimana tata cara berpakaian dan barang bawaan kita ke sekolah saat masa pandemik seperti ini. elemen yang saya pake rata rata adalah shape dan perpaduan warna . Pesan yang disampaikan adalah kita harus harus menjaga kesehatan tubuh dengan membawa beberapa barang bawaan yang harus di perlukan saat masa pandemik ini. Pesan ini ditujukan kepada para remaja dan anak – anak yang sedang menjalani masa pendidikan.

.

KARANTINA MANDIRI

Alfi Rahmansyah

(SMK Plus Sukaraja, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat)

GOOD CATEGORY

.

PELINDUNG DIRI

Satrio Pamungkas

(SMKN 1 Gunung Sindur Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat)

Masih banyak orang yang menghiraukan kegunaan masker terutama di daerah saya sendiri. Prinsip yang saya gunakan adalah penekanan dari elemen bentuk, garis, ukuran dan warna. Semoga orang yang masih mengabaikan kegunaan masker dapat tersadar dan bersatu mencegah Covid-19 di Republik Indonesia ini ….

NEW NORMAL WHAT SHOULD WE DO

Ari Kurniawan

(PSP FPIK IPB Kota Bogor Provinsi Jawa Barat)

New normal, atau tatanan hidup baru sudah di depan mata, perlu langkah-langkah yang kita persiapkan untuk meinimalisir dampak yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19. Poster ini ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia dalam menghadapi tatanan new normal. Poster ini merupakan penggambaran dari anjuran Kemendagri RI. #BERSAMAMELAWANCOVID-19

KENALI DAN CEGAH COVID-19

Aisyah Mazaya Razanah

(SMKN 9 Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Di karya poster yang berbentuk infografis ini saya ingin memberikan informasi secara lengkap kepada masyarakat dengan tujuan mengedukasi, dengan harapan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya melakukan pencegahan terhadap wabah COVID-19 ini, terutama berkaitan dengan physical distancing/isolasi diri.

Selain itu, saya juga mencantumkan data pasien positif Corona saat ini beserta peta penyebarannya di Indonesia agar masyarakat semakin waspada dengan keadaan COVID-19. Dan terakhir saya juga menyantumkan kata “Jangan Lupa Berdo’a” karena di saat seperti ini kita sangat butuh pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Ide Desainnya, saya ingin menjangkau khusunya kaum millenial dan umumnya seluruh warga Indonesia dengan ilustrasi flat design agar terkesan modern. Font yang saya ambil pun berjenis Sans Serif, karena selain kejelasan font, font ini juga terkesan simpel. Ditambah dengan aksen lengkung dan layout yang asimetris, membuat desain ini terkesan semakin dinamis.

Untuk pemilihan warnanya, saya memilih warna Putih sebagai warna dasar karena memberi kesan bersih dan juga sangat sering digunakan di dunia medis karena dipercayai memiliki “kekuatan” untuk mengurangi rasa sakit (berkaitan dengan fisik). Selain itu saya menggunakan warna kuning sebagai point of interest (headline) yang memberi kesan energik dan optimis, namun tetap mengartikan kewaspadaan. Sedangkan warna ungu saya ambil sebagai subjudul karena mengartikan rasa aman, spiritual dan kebijaksanaan. Warna kuning dan ungu memiliki keterikatan karena berkaitan dengan psikis.

Dan dalam teori warna, Ungu dan Kuning adalah warna komplementer/bersebrangan. Warna ungu sebagai warna dingin, dan warna kuning sebagai warna hangat. Ditambah dengan warna putih sebagai warna netral yang menyeimbangkan keduanya.

Sekian deskripsi desain yang telah saya buat, semoga bisa bermanfaat.

BE SAFE BE SURVIVE

Gifran Sonagi Isya’ban Wiriadimadja

(Institut Teknologi Nasional Bandung, Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Tentang karya poster ini, ini adalah hasil medium dari diri saya sendiri .bermula dari melewati beberapa hari yang sulit dan mendengar beberapa keluhan orang orang terdekat di masa pandemi ini membuat saya terteguh bahwa beberapa dari kita lupa bahwa di masa sulit seperti ini dengan bertahan saja itu sudah sangat cukup hebat.
berbeda dengan value dan isi dari poster tentang pandemi pada umumnya yang lebih berisi tendensi bagaimana cara terhindar dari virus dan menjaga kebersihan, saya lebih memilih untuk poster karya saya ini menjadi media untuk saling menguatkan satu sama lain dan ini alasan saya mengisi bagian teks dengan ungkapkan kalimat yang menguatkan dan “memeluk” viewers. kemudian tentang pemilihan warna dan font yang digunakan, saya mengkonversi dari dua style sekaligus yaitu swiss art dan cyberpunk, terkesan tegas tetapi tetap mudah diterima. harapanya semoga poster ini bisa mengingatkan viewers dan penikmatnya bahwasanya di masa sulit seperti ini terkadang ada beberapa situasi yang membuat dunia terasa runtuh dan itu wajar, yang kita butuhkan hanya mencoba untuk bertahan setiap harinya dan itu sudah sangat cukup. we’re all in this together, semangat untuk kita semua.
jangan lupa istirahat, kita bisa lewatin ini sama sama. gapapa slow but sure, pelan pelan aja istirahat dulu nanti kita bangkit lagi sama sama ya!

SOCIAL DISTANCING

Nadila Adha Zubair

(SMKN 4 Garut Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Di sini saya membuat poster mengenai social Distancing, terinspirasi dari situasi yang sedang di alami oleh seluruh dunia, maka dari itu saya membuat poster tersebut sesuai dengan apa yang saya & kalian alami saat ini, di dalam nya ada bagian dimana ada gambar 3 orang yang di batasi menunjukan penjelasan saya mengenai social Distancing dan ada tipografi pada judul dan sub judul , saya membuat nya formal pada bagian font karena lebih suka simple tidak terlalu ramai

PENCEGAHAN COVID-19

Suci Novianti

(SMKN 1 Gunung Sindur Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat)

Karena semakin banyaknya orang yang terjangkit dan kurangnya kesadaran serta pengetahuan tentang Covid-19. Maka harus dilakukan pencegahan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 agar tidak ada lagi orang yang terjangkit dan Indonesia bisa kembali ke keadaan normal.
Prinsip desain yang saya gunakan adalah Kontras, Penekanan, Irama, dan Keseimbangan. Sedangkan elemen desain yang saya gunakan adalah Garis, Ruang, Warna, dan Bentuk.
Pesan yang ingin saya sampaikan yaitu Ayo kita lawan Covid-19 dengan menaati aturan pemerintah dan ikuti protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun. Jaga jarak sosial, tetap dirumah, jaga kesehatan, jangan lupa cuci tangan dan jangan lupa berdoa agar wabah Covid-19 ini cepat berakhir. #bersatulawancovid19
Poster yang saya buat ditujukan untuk remaja dan dewasa.

LIVE CLEAN

Windi Centia Septiani

(SMK Plus Sukaraja Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

• Karya ini dibuat berawal dari keikut sertaan saya dalam Workshop Desain Poster yang diadakan oleh pihak DKV UNIKOM.
• Karena keadaan dunia sekarang sedang tertimpa pandemi Covid-19, karena tidak bisa turun langsung bagaimana caranya saya yang diam #dirumahaja bisa ikut berperan dalam membantu masyarakat mencegah tertularnya pandemi Covid-19 ini. Yakni, dengan membuat poster bertema besar COVID-19 yang menjadi salah satu syarat dalam Workshop Desain Poster.
• Di poster ini saya menggunakan elemen Bentuk, Garis, Ukuran, Warna, Teks.
• Pesan yang ingin saya sampaikan dalam poster ini adalah “Ketahuilah bagaimana cara memerangi musuh dengan aman dan efektif”.
• Poster ini ditujukan secara khusus untuk anak-anak dan remaja sesuai desain poster yang saya buat. Namun, secara umumnya saya tujukan kepada semua orang.

ALKOHOL PADA HAND SANITIZER

Rian Ikmal Maulana

(SMK Plus Sukaraja Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Hand sanitizer merupakan alternatif kita dalam membersihkan tangan dari virus Covid-19.
Tetapi, berapakah kandungan alkohol yang harus ada pada hand sanitizer?
Poster menggunakan prinsip kontras warna dalam layout nya.
Beberapa gelembung air menandakan kandungan yang tepat pada hand sanitizer sesuai anjuran WHO
semoga kita bisa mengaplikasikannya untuk membuat hand sanitizer sendiri atau cerdas memilih hand sanitizer yang ampuh serta aman bagi kulit.

PENTINGNYA MEMAKAI MASKER

Riszky Azzahra Putri Rusdadi

(SMKN 1 Gunung Sindur Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat)

Pesan yg ingin disampaikan: Pentingnya memakai masker,cuci tangan dan jaga jarak sosial agar memutus rantai penyebaran covid-19. Poster saya ditujukan untuk semua orang

LANGKAH CEGAH PENYEBARAN COVID-19

Rafi Ma’ruf Nugraha

(SMKN 4 Garut Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Banyaknya ke tidak pedulian hal hal kecil dari masyarakat tentang penyebaran corona yang meluas, flat design icon modern look, ingin mengedukasi masyarakat agar lebih peduli, fokus posternya kalangan remaja

PENCEGAHAN COVID-19

Luthdhias Anata

(SMA Kharismawita Kota Depok Provinsi Jawa Barat)

Karya ini menjelaskan tentang cara-cara umum pencegahan penyakit covid-19. Prinsip desain saya adalah harmoni dan selaras dalam aspek warna. Sasaran utama poster ini adalah khalayak umum tanpa ada batasan tertentu.

CARA PENCEGAHAN VIRUS CORONA COVID-19

Muhammad Vebrian Sabarno

(SMP Mutiara Bunda Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Yang pertama membuat sketsa terlebih dahulu setelah membuat sketsa saya membuka aplikasi poster yaitu Canva di pc habis itu saya membuat poster bertema yaitu covid-19 lalu saya harus mencari elemen-elemen bertema tentang virus corona yaitu gambar cuci tangan, gambar masker, gambar kontak dengan hewan liar, gambar physcal distancing, gambar makanan bergizi, gambar olaharaga, gambar orang yang beristirahat dan gambar rumah sakit. Habis itu saya langsung mengisi tata cara pencegahan setelah mengisi tata cara pencegahan saya langsung memilih latar belakang yaitu warna-warni dan tinggal terakhir di download JPG yang hasil membuat poster saya.

STAY SAFE

Lia Yulianti

(SMK Plus Sukaraja Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Karantina diri itu sangat penting,mau itu untuk yang terkena virus ataupun Tidak terkena. Karena pencegahan sangat diwajibkan untuk situasi seperti ini.
Poster ini saya berjudul STAY SAFE yang artinya TETAP AMAN, karena rumah adalah tempat yang paling aman,tentunya itu dengan segala protokol kesehatan yang ada,dan segala peraturan yang wajib dipatuhi. Sebagaimana dalam UU No 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan:
Mencakup 4 hal yaitu Karantina Rumah, karantina rumah sakit, karantina wilayah dan PSBB. Saya akan menjelaskan tentang karantina rumah.

Karantina Rumah
Karantina Rumah adalah pembatasan penghuni dalam suatu rumah beserta isinya yang diduga terinfeksi penyakit dan/atau terkontaminasi sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit atau kontaminasi.

Elemen :

  1. Ada bentuk rumah itu menandakan bahwa saya menjelaskan tentang karantina diri di rumah.
  2. Ada 4 ilustrasi orang sedang melakukan peraturan karantina diri.
  3. Ada gambar virus Corona agar lebih jelas jika itu poster tentang virus Corona.

Pesan :

Tetaplah jadi masyarakat yang taat aturan.

Poster ini ditujukan untuk masyarakat umum.

MARI KITA LAWAN COVID-19

Nurhadi

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Mari kita berperang melawan covid-19

MARI BERPERANG MELAWAN COVID-19

Ariel Fidela

(SMKN 14 Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Poster ini dibuat untuk anak2. Saya memilih gambar animasi yang simpel tidak terlalu ribet dan banyak gambar agar dipahami oleh kalangan anak anak. Pesan yang ingin disampaikan adalah dengan adanya poster ini diharapkan seluruh warga bisa menyadari betapa bahaya nya penyakit ini,dan harus saling menjaga walau jarak jauh.

HOW PREVENT THE CORONA VIRUS

Putu Devi Savitri

(SMPN 2 Denpasar Kota Denpasar Provinsi Bali)

Poster ini mengingformasikan tentang upaya upaya pencegahan covid-19 dan poster ini ditujukan semua usia

JAGA JARAK

Nurqia Amanda Putri

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Latar belakang yang saya lihat awalnya dari berita tentang angka positif covid pada saat lebaran melonjak tinggi karena masyarakat tidak menerapkan pysical distancing.Prinsip yg saya pakai adalah penekanan di tipografi nya sehingga apa yang mau saya sampaikan tersalur.Elemen desain nya menggunakan tipografi,warna.Pesan saya agar masyarakat mematuhi protokol pemerintah karena semua kehidupan itu penting,salah satunya jaga jarak karena dengan jaga jarak satu sama lain,kita dapat mengurangi angka positif di Indonesia sehingga covid19 musnah. Ditujukan untuk semua kalangan

STAY HEALTHY

Putu Devi Savitri

(SMPN 2 Denpasar Kota Denpasar Provinsi Bali)

Poster ini mengingformasikan tentang upaya upaya pencegahan covid-19 dan poster ini ditujukan semua usia

WE STAY AT WORK YOU STAY AT HOME

Ratu Athallia Dhianatifa

(Bakti Mulya 400 Jakarta Provinsi DKI Jaya)

Poster ini ditujukan untuk orang orang yang tidak bisa berkerja di rumah selama masa PSBB ini, seperti tim medis, polisi, ojek online, cleaning service rumah sakit, dan masih banyak lagi. Banyak orang yang menunjukan terima kasihnya ke pada tim medis tetapi tidak sadar bahwa banyak profesi lain yang tidak bisa WFH. Poster ini menunjukan rasa terima kasih untuk mereka semua. Foto foto yang ada di poster ini menggunakan konsep scrapbook, agar terlihat seperti robekan robekan foto dari koran yang ada. Poster ini ditujukan untuk kalangan remaja dan dewasa.

MASK IS PART OF OUR OUTFIT NOW

Galardya Azka

(SMKN 9 Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

I’ve seen some people not wearing mask during this pandemic. we should still wear masks to protect our faces from the corona virus, we could be easily infected with the virus because our faces are not covered by masks. use a filtered and waterproof mask, always wash your hands and don’t forget to take vitamins.

COVID-19

Dean Akbar Hadiyan

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Saya membuat poster ini karena masih banyak di luar yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan tidak menjaga jarak

PENCEGAHAN VIRUS CORONA

Ricky Nurcahya

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Latar belakang membuat karya ini karena masih banyak yang belum memahami mengenai bahaya virus corona pesannya untuk memahami para remaja pemuda atau orang dewasa mengenai pencegahan virus corona

BERKENALAN COVID-19

Siti Nurjanah

(SMK Plus Sukaraja Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Karena disini kan saya buat poster ditujukan pada anak² bisa juga remaja. Jadi disini saya menunjukkan poster sedikit remaja seperti backgroundnya agak seperti untuk remaja dan kartunnya agak ke kanak²an agar menarik. Dan disini saya diberi judul berkenalan COVID-19 karena kita harus tahu bagaimana mengalahkan COVID-19 dan kenapa disebut Corona kita harus tau juga pencegahannya atau penangkalnya .
Saya menggunakan aplikasi dan mengerjakannya dihandphone dan sedikit bantuan pada google.com mencari fotonya dan juga sedikit informasi.
Pesan diposter ini agar kita harus tahu bagaimana cara menangkal atau mencegah penularan COVID-19 dan juga tahu apa itu Corona tapi memang disini saya menjelaskan nya kurang lengkap perkenalannya jadi pasti akan kurang menyenangkan atau menarik.
Poster ini ditujukan pada anak² dan bisa juga remaja.

CEGAH CORONA !

Nessa Fatma Arnela

(SMK Plus Sukaraja Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Poster ini mengajak dan menghimbau kepada semua kalangan masyarakat untuk melakukan seperti apa yang digambarkn dan dituliskan dalam poster ini, baik anak maupun dewasa karena virus corona tidak memandang usia. Supaya hidup sehat, jangan lupa cuci tangan, jagan lupa olahraga, jaga jarak, memakai masker bila keluar rumah, dan hindari kontak dengan hewan.
Dan untuk mencegah virus corona sebaiknya tetap dirumah, beraktivitas dirumah, beribadah dirumah, dan belajar dirumah.

5 CARA MENGGUNAKAN MASKER

Ramdani Tresno

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Mengajak untuk menggunakan masker yang sesuai dengan anjuran dari pemerintah,saat ini indonesia yang sudah mengalami new normal alangkah baiknya harus diperhatikan kembali langkah dan sikap kitaa akan Covid 19 seperti contoh pemakaian Masker,hanya menambahkan beberapa bentuk yang mudah di buat kontras dari gambar dan Teks yang mudah di lihat,senantiasa agar kitaa Sadar penting nyaa pemakaian Masker,(Remaja dan pemuda)

BERSAMA MELAWAN COVID-19

Rosa Sri Ramdani

(SMK Plus Sukaraja Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Kenapa saya mengambil tema ini karena ingin mengajak masyarakat untuk bersama kita lawan virus yang sedang ada di indonesia ini
Dan saya mencantumkan rumah sakit dan tim medis karna gambar itu yang tepat untuk lebih jelas menceritakan tentang isi poster ini. Tidak itu saja saya mencantumkan gambar orang yang sedang berolahraga, cuci tangan dan menjaga jarak antar orang itu supaya lebih mengajak masyarakat untuk bisa .melawan covid 19 ini dengan yang tertera di gambar dan poster saya ditunjukan untuk orang dewasa

CEGAH COVID-19

Fauziah Amanda

(SMK Plus Sukaraja Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Poster ini bertujuan mengingatkan dan mengiformasikan tentang pencegahan VIRUS yang sedang merebak yaitu Virus Corona.
Adapun didalam poster tersebut ada himbauan untuk seluruh masyarakat cara-cara mengatasi atau mencegah penyebaran virus Corona diantaranya :
1. Mencuci tangan
2. Menggunakan masker
3. Menjaga daya tahan tubuh
4. Menjaga jarak
5. Membersihkan rumah
Jadi kita sebagai manusia harus menyadari akan pentingnya menjaga kesehatan juga kebersihan.
Jangan lupa beribadah dan berdoa. Dan poster ini di tunjukkan untuk masyarakat umum.
#stay safe at home

CUCI TANGANMU KETIKA …

Siwi Purwita Sari

(SMK Plus Sukaraja Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Saya membuat karya ini untuk mengingatkan semua kalangan untuk selalu mencuci tangannya . Karena tak jarang dari kita semua mengabaikan kegiatan ini. Poster ini saya buat untuk kalangan semua orang.

4 MAKANAN YANG BISA TINGKATKAN IMUN TUBUH LANSIA SELAMA PANDEMI COVID-19

Zakiah Nur Z

(MA Al Kahfi Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat)

Hari hari minggu kemarin smpai senin mantabkan ide-hari selasa baru buat desain poster seadanya bgt krna udh lama jug g produktif pun g latihan-greget make canva tuk bikin posternya krna blm prnh make aplikasi itu sblmnya-cobaan yg bener” bnyk hikmahny bgt sih bikin poster di canva-suka dg poster sesederhana mungkin sesimple mungkin mski sprtinya poster sya masih bnyk kurangnya kak hihi tak apa msti bnyk yg diplajarin lgi,
Poster yg sesimple-sesederhana mungkin dari brbagai elemen-prinsipnya, warnanya gelap ky dark/bold gitu krna mnurut sya itu cocok dg org dewasa yg sudah lansia,
Poster tuk dewasa yg sudh lansia mnurut sya masih jarang ya, jdi krna kebetulan sya udh ada ide dari awal soal kesehatan. Jdilah ide itu sya cari di artikel soal kesehatan lansia hihi. Sya harap bahasanya sudh sesopan mungkin, krna bikin poster itu g mudah.
Untuk dewasa yg sudah lansia
Semoga posternya brmanfaat, krna sya masih bnyk skali kekurangan yg ada di posternya

IKUTI ANJURAN PEMERINTAH

Arip

(SMK Plus Sukaraja Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Poster yang saya buat ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat supaya tidak mengabaikan anjuran pemerintah untuk tetap di rumah, selalu mencuci tangan memakai sabun, jaga jarak, memakai masker bila ke luar rumah, dan hindari kerumunan banyak orang. Poster ini di buat untuk umum.

CUCI TANGAN

Ceri Lestari

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Berlatar belakang untuk mengajak mencuci tangan dan mulai hidup bersih untuk mencegah penyebaran covid-19 ditujukan untuk semua kalangan

PSBB COVID-19

Shinta Hendryani

(SMK Al Falah Nagreg Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB dipilih menjadi opsi untuk memutus rantai penyebaran virus corona di Indonesia.Dalam poster tersebut terdapat pengertian PSBB dan juga kegiatan yang paling utama dilarang saat PSBB, dan saya terinpirasi oleh gambar-gambar yang sesuai, juga terdapat logo kemenkes.
prinsip yang saya gunakan:kesatuan,kontras,dan fokus.
dan elemennya:garis,bentuk&ruang,warna,dan teks.
poster ini ditujukan untuk semua kalangan agar memahami apa yang diperintahkan oleh pemerintah.

MENCEGAH COVID-19

Ilham Rohmat Al-Malik

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Saya membikin poster ini karena termotivasi banyak yang mudik di waktu psbb dan tidak memakai masker tidak melalukan protokol kesehatan yang sudah dihimbau oleh pemerintah.

COVID IS EVERYWHERE

Papaya Praya

(SMPN 2 Cilengkrang Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat)

Saya membentuk design simple tidak terlalu banyak pattern dan juga mengikuti gaya yg biasa saya gunakan. Poster ini berlaku untuk semua usia agar tetap dirumah karna corona virus ada dimana saja.

STAY AT HOME

Hasna Rizki Zakia

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Karya yang saya buat adalah poster bergambar bumi sedang memakai masker yang terlihat sedih karna beberapa orang terutama di indonesia yang menghiraukan peraturan PSBB untuk berdiam dirumah, beberapa warga keluar rumah dengan santai nya dan berjalan jalan ke beberapa tempat seperti mall,cafe dll.Padahal menyebaran corona sangatlah pesat hari demi hari,sebanyak 38.277 orang saat ini yang positif terkena virus covid,tetapi masih saja warga menghiraukanya.Semoga para warga negara indonesia lebih perfikir kritis dan selalu di dalam rumah jika tidak memiliki kepentingan.

WORK FROM HOME

Raffi Noto Fahrezi

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Berlatar belakang dari work from home yang dapat mencegah penyebaran virus, pesan yang ingin disampaikan adalah teteap dirumah dan kerja dirumah, poster ditujukan untuk kalangan remaja

BERSATU MELAWAN KORONA

Anida Aulia Choirunnisa

(SMK Nasional Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)

Mengajak masyarakat untuk bersatu melawan virus korona. Poster ini ditujukan untuk semua kalangan.

MENCEGAH PANDEMI MELALUI PERATURAN YANG DIPATUHI

Hafizah Nur Aminda Rani

(Universitas Ibrahimy Situbondo Provinsi Jawa Timur)

Saya membuat poster ini karena prihatin terhadap masyarakat yang menganggap enteng protokol dari Pemerintah untuk pencegahan Covid-19. Didalam poster tersebut dijelaskan 4 cara untuk mencegah penyebaran virus. Dengan poster ini diharapkan masyarakat mengingat dan mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan untuk menjaga kesehatan kita bersama. Terimakasih.

LINDUNGI DIRI DARI CORONA

Antonia Ivena Indiawa Wisang

(SMA Negeri 1 Kefamenanu KabupatenTimor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Umum